Program yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan berbagai strategi pendekatan sebagai berikut :
A. Fungsional dan Fasilitasi
Program yang dijalankan memperkaya wahana pengabdian untuk mendorong pendayagunaan potensi FKA IPB 30-40 yang sudah ada, program bersifat khas pelaksanaannya dilakukan melalui kerjasama kemitraan yang diarahkan juga untuk memperkuat potensi mitra kerja dalam berkreatifitas. Dengan demikian FKA IPB 30-40 hanya berfungsi sebagai fasilitator yang memungkinkan lembaga yang ada tersebut dapat menjalankan tujuan lembaganya secara efektif dan produktif bagi alumni dan masyarakat.
B. Institusionalisasi
Program FKA IPB 30-40 memperkuat bidang yang telah ada dengan memperkenalkan gagasan baru yang sesuai dengankebutuhan masyarakat dan alumni. Program kerja diarahkan sebagai rintisan dan dikembangkan melalui forum/lembaga yang rasional dan profesional. Institusionalisasi dilaksanakan bila di dalam maupun di luar FKA IPB 30-40 memang belum tersedia secara profesional.
C. Diseminasi
Program kerj dapat berfungsi sebagai diseminasi atau perluasan dan pemerasan informasi mengenai gagasan baru yang bersifat inovatif, rintisan model-model, dan kasus-kasus sukses dalam rangka peningkatan ilmu pengetahuan di kalangan alumni dan masyarakat.
D. Integrasi dan Networking
Program kerja berfungsi sebagai sarana integrasi dan oerekatan masyarakat, alumni/mahasiswa dalam rangka pencapaian tujuan bersama. Dengan demikian semua program haruslah memberikan sumbangan ke arah proses perekatan hubungan yang baik antara masyarakat, alumni/mahasiswa untuk kesatuan dan persatuan bangsa.
E. Mobilisasi
Program FKA IPB 30-40 harus memberikan manfaat bagi kebutuhan dan usaha melakukan penghimpunan potensi masyarakat, alumni/mahasiswa sehingga dapat diarahkan untuk sumberdaya bagi tercapainya program. Aset dan kesempatan yang belum tergali harus dikembangkan menjadi potensi nyata yang membawa perubahan sosial yang dikehendaki alumni/masyarakat dan bangsa ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar